EDfEC goes to SNTTM XI & Termofluid IV, JTMI FTUGM Yogyakarta

Setelah awal tahun 2012 di bulan Januari 9 mahasiswa riset EDfEC 2, 3 & 4 mengirimkan makalah dan dipresentasikan di Semnas Teknik Mesin di ITENAS Bandung, maka pada hari Selasa-Rabu, 16-17Oktober 2012 dari 14 judul penelitian yg dikirimkan ada 12 judul penelitan yg diterima dan akan dipresentasikan pada ajang terbesar pertemuan ilmiah Jurusan Teknik Mesin se-Indonesia. Tahun 2012, Seminar Nasional Tahunan Teknik Mesin (SNTTM) ke-XI yang digabung dengan Termofluid ke-IV di adakan di Jurusan Teknik Mesin & Industri (JTMI) Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Informasi dari panitia, dari total 470an judul penelitian yang masuk, ternyata 407 judul penelitian dinyatakal lolos untuk dipresentasikan. Sesuai dengan cita-cita EDfEC yang akan terus mengikuti ajang ilmiah baik Nasional dan Internasional, maka tahun 2012 ini EDfEC sudah 2 kali mengikuti ajang Seminar Nasional terkait Jurusan Teknik Mesin.

Adapun para penulis karya ilmiah dari EDfEC yang dinyatakan lolos oleh panitia SNTTM XI dan Termofluid IV, sebagai berikut:

Selamat untuk research member EDfEC, dan bagi yang belum lolos masih bisa diperbaiki dan ditingkatkan analisisnya untuk Ajang Internasional Conference di tahun 2012 dan 2013.

Informasi tambahan ada 2 judul penelitian dari Jurusan Teknik Mesin FTUIKA Bogor, di luar riset EDfEC yang juga diterima.

Link SNTTM XI & Termofluid IV : http://www.snttmxi.ft.ugm.ac.id/

Iklan

HBH ke-2 dan PB-1 EDfEC (setelah di Ruangan Baru)

Halal bi halal (HBH) biasanya merupakan acara yg dibuat untuk mempertemukan suatu komunitas atau kalayak ramai untuk melaksanakan saling maaf memaafkan pasca hari raya Idul Fitri. Kai ini EDfEC mengadakan HBH ke-2 dan Pertemuan Besar ke-1 yang alhamdulillah di hadiri sekitar 50an orang yang tergabung dalam komunitas EDfEC selain anggota EDfEC yang terdiri dari dosen peneliti EDfEC, Asosiate Riset EDfEC, Alumni EDfEC 1-4, dan mahasiswa riset EDfEC 5. Juga kolaborator EDfEC yang terdiri dari Dosen TE, Dosen TI, Mahasiswa Mesin, Mahasiswa TE dan TI serta Alumni Fisika UNPAD dan Mahasiswa TA di EDfEC dari Univ.17 Agustus 45 Bekasi.

Acara dilaksanakan pada hari Sabtu, 1 September 2012 bertepatan dengan hari kelahiran alumni EDfEC 3 yang telah mendahului kita semua, yang meninggal setelah melaksanakan sidang S1 yaitu Alm. Oskar Rico. Tak lupa tentunya doa bersama untuk almarhum. Acara diisi dengan paparan dari Kepala Lab.Riset EDfEC Bp. Dr. Yogi Sirodz Gaos, Ir, MT, kesan dan pesan dari Dosen TE yakni Bp. Dr. Iwan Sumirat, S.Si, M.Eng, Dosen TI Bp. Andi Eko, Ir, MT. Kemudian kesan-kesan dan harapan dari Alumni EDfEC 1 hingga 4, mahasiswa riset EDfEC 5, Alumni Fisika UNPAD-mahasiswa TA di EDfEC dari Univ.17 Agustus 45 Bekasi, mahasiswa Mesin FTUIKA Bogor, mahasiswa TE dan mahasiswa TI.

Suguhan favorite di EDfEC berupa gorengan, kue-kue, air aqua dan ditututp dengan hidangan malam pecel Lele LELA yg dipesan khusus oleh Ka.Lab menjadi hidangan penutup.

Pesan-pean penting dalam HBH-2 dan PB-1 kemarin daris emua hadirin adalah;

1. Pengembangan dan perkuatan jaringan kerjasama (Network) antara EDfEC dan Kolaborator menjadi suatu keharusan untuk kemajuan bersama dan EDfEC sendiri.

2. Membiasakan bekerja di bawah tekanan, tepat waktu tapi menyenangkan.

3. Peranan alumni dan mahasiswa Mesin terhadap kemajuan EDfEC adalah hal yg sangat penting.

Dan masih banyak hal-hal lainnya yg perlu menjadi perhatian, pemikiran dan pelaksanaan.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Kunjungan Rektor Baru UIKA Bogor ke Lab.EDfEC

Kunjungan perdana Rektor UIKA Bogor Dr. H. E. Bahruddin, S.Ag., M.Ag dan Wakil Rektor I Bidang Akademik Dr. H. Ruhenda  pada hari Rabu, 8 Agustus 2012 ke Lab.Riset EDfEC Jurusan Teknik Mesin FTUIKA Bogor. Diskusi terkait roadmap riset 2010-2025 Lab.EDfEC dilakukan oleh Kepala Lab. dan Sekretaris Lab.

 

Ka.Lab.Riset EDfEC : Dr. Yogi Sirodz Gaos, Ir., MT menjelaskan Roadmap Riset

 

Diskusi seputar “fenomena natural sirkulasi”

Tugas penting ke depan untuk UIKA Bogor adalah bagaimana menjadi budaya Riset menjadi bagian dari kehidupan Dosen di Kampus UIKA Bogor.

EDfEC Research Roadmap

Gambar

Mission Statement

To study, develop, design and understand on energy conversion principle application, on energy conservation to solve energy problems in the world.

Long-Term Research Goals
1.To obtain: understanding and mastery on the behaviors and characteristic of energy conversion process base on natural law, thermodynamics parameters, geometrical, material & fluids properties.
2.To obtain: understanding and simplicity on design and construction of energy conservation power generation system base on utilization of solar thermal, thermal waste and other renewable energy for optimizing and efficiency in power generation system and their components.
Approach
1.Carry out several researches on energy conversion by literature study, computer program simulation and experimental starting from the state of the art research, theoretical and references, research methodology and design & construction of experimental apparatus.
2.Carry out several researches for design, construction, testing & analysis on energy conservation in collaboration with other research laboratory and manufacture company to pursue prototype and commercial product of power generation system and equipments.

 

in memories of our best student: OSKAR RIKO

Sesuatu yg tidakkan pernah terbayangkan, bagaimana kita akan dijemput ajal. Peprisahan yg tidak mungkin dapat kita hindari dalam cara apapun. Doa dan kenangan kepada Murid, sahabat dan saudara kami OSKAR RIKO yang merupakan angkatan 2007 Teknik Mesin Fakultas Teknik UIKA Bogor, telah meninggalkan kita semua pada hari Kamis, 5 Maret 2012 pukul 04.00 di Lampung tidak akan pernah terputus.

Judul tugas akhir dan paper :
Analisis perpindahan kalor konduksi berbasis perubahan temperatur pada Bundel Uji Simulasi Eksperimen Temperatur Tinggi

Pembimbing, Utama : Prof. Dr. Prawoto, Ir, DEA. Pendamping : Kiswanta, S.Si

Selamat jalan sahabat, dan kami bangga hingga ajal menjemput engkau telah tuntaskantugas belajarmu sebagai sarana jihad dalam keilmuan dan kemajuan bangsa. Hasil usaha belajarmu hingga mengharumkan Lab. Riset EDfEC khususnya, dan UIKA Bogor pada umumnya, kami semua bangga dengan segala usaha, kerja keras dan rindu selalu akan senyum manismu.

EDfEC new series 2012

Video presentasi EDfEC RG: Workshop on the Nuclear Energy and Reactor Safety

Presentasi kepala Lab. Riset EDfEC di Workshop on Nuclear Safety and Reactor Safety diselenggarakan oleh Jur. Teknik Mesin dan Industri, Jur. Teknik Fisika Fakultas Teknik, UGM, Yogyakarta, 30-31 Januari 2012.

EDfEC RG : Workshop on the Nuclear Energy and Reactor Safety

Foto Dosen Mesin EDfEC RG pada saat Workshop:

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Awal Januari 2012, setelah  mahasiswa riset EDfEC melaksanakan presentasi oral di Semnas-X ITENAS Bandung, giliran dosen EDfEC dalam hal ini diwakili oleh Dr. Yogi Sirodz Gaos, Ir, MT mengikuti dan akan mempresentasikan hasil riset EDfEC di acara Workshop on the Nuclear Energy and Reactor Safety FY UGM, 30-31 Januari 2012 (gambar bawah lengkapnya).

Adapun makalah yang akan dipresnetasikan adalah:

PERPINDAHAN KALOR DAN LAJU ALIRAN AIR PADA SIRKULASI ALAMIAH UNTUK PEMAHAMAN SISTEM PASIF PADA PENDINGINAN REAKTOR

 Yogi Sirodz Gaos, Mulya Juarsa, Edi Marzuki, Januar Akbar,Budi G. Juarsa, Rizqi F. Muttaqin, Mochammad Farid, Sigit Herlambang

Terjadinya kecelakaan reaktor nuklir PLTN tipe BWR Fukushima Dai-ichi[1] pada Maret 2011, dimana kerusakan pada tiga unit PLTN telah melehkan teras reaktor. Pemicu dasar kejadian adalah peristiwa tsunami akibat gempa reksasa 9,0 skala Ritcher. Air bah akibat stusnami telah masuk ke dalam komplek reaktor dan merusak sistem pembangkit pendingin (genset), dimana sistem pendingan masih menggunakan pompa (sistem aktif) yang sumbernya dari genset ketika stasiun black out sebagai konsekuensi dari shutdown. Peristiwa ini dapat disimpulkan bahwa terjadi kegagalan manajemen termal, dimana panas berlebih sebagai produksi dari decay heat (panas meluruh pada saat reaktor padam) ternyata tidak mampu didinginkan sesuai dengan skenario yang ditentukan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa peranan sistem pasif (tanpa pompa) menjadi sangat penting, mengingat peristiwa di Fukushima adalah konsekuensi kegagalan sistem aktif. Sehingga pemahaman terhadap sistem pasif, melalui kegiatan riset eksperimental dengan menginvestigasi fenomena sirkulasi alamiah (efek thermosyphon) menjadi kegiatan yang penting dilakukan. Konsep sistem pasif telah diterapkan pada jenis reaktor baru, yaitu AP1000 (Advanced PWR 1000) untuk sistem pendinginan teras maupun pada sungkupnya ketika terjadi kecelakaan[2]. Sistem pasif pada AP1000 ditunjukkan pada Gambar 1.

Gambar 1 Sistem pasif pada pendingan teras AP1000[*]

Beberapa penelitian terkait fenomena sirkulasi alamian seperti yang dilakukan oleh Welander[3] telah menpertimbangkan aspek penggerak (driven) dalam aliran yang timbul karena gaya apung (buoyancy force), perbedaan tekanan dan hambatan oleh gaya gesekan pada pipa. Kasus fluida laminar pada fasa tunggal oleh Dobson[4], menjelaskan skema formulasi yang sederhana yang mampu menangkap perilaku non-liner dan transien pada loop. Instabilitas aliran yang muncul belum dapat dijelaskan. Penelitian lainnya seperti yang dilakukan oleh K.Chen[5] dan P.K. Vijayan[6-7], menjelaskan instabilitas osilasi aliran dan stabilitas yang muncul pada loop yang dilakukan melalui  eksperimen dan simulasi komputer, meskipun kondisi batasnya belum didefiniskan secara baik. Kemudian, review terhadap aliran thermosypon pada geometri umum dan aplikasinya telah dilakukan oleh Grief [8], P.K. Vijayan et al.[7], and Zvirin[9], dimana untuk kasus untai rektangular terbuka dan tertutup telah menekankan pada aliran steadi dan aliran transien seperti halnya analisis stabilitas sistem berdasarkan variasi kondisi pemanasan dan pendinginan. Sedangkan, Perbedaan kondisi batas termal, seperti perubahan sudut kemiringan untai telah dipertimbangkan oleh Misale [10] dan konduksi termal pipa juga dipertimbangkan oleh Jiang [11-14]. Pentingnya memahami watak aliran selama terjadinya aliran sirkulasi alamiah perlu dilakukan dengan menentukan kecepatan aliran dan identifikasi rejim aliran berdasarkan perhitungan bilangan Reynoldnya.

Sirkulasi alamiah tertutup dapat memindahkan kalor yang lebih besar tanpa ada bagian yang bergerak seperti pompa dan aktif kontrol. Beberapa peneliti seperti Vijayan dan nayak telah mempelajari keuntungan dan tantangan dari sirklasi alamiah menggunakan untai atau loop terbuka[7]. Misale dan kawan-kawan juga telah mempelajari sirkulasi alamiah satu fasa menggunakan untai kecil. Fasilitas Untai Simulasi Sirkulasi Alamiah (USSA-FT02) dibuat untuk mempelajari fenomena laju aliran sirkulasi yang terjadi tanpa kerja pompa, dimana aliran terjadi karena adanya pemanasan oleh heater ke air, dan pendinginan oleh cooler[15]. Pada sistem perpipaan terrtutup kalor dari heater akan berpindah ke pipa dan terdistribusi ke seluruh permukaan pipa, proses distribusi tersebut akan mengakibatkan sejumlah kalor yang terlepas ke sekitar pipa dan juga menunjukkan pemindahan kalor (heat transport). Fenomena tersebut disebut dengan rugi kalor (heat loss) dimana pada proses distribusi, kalor pada pipa akan berpindah ke lingkungan sekitar yang bertemperatur lebih rendah dari temperatur pipa. Makalah ini akan membahas perpindahan kalor dari heater ke dalam air, rugi kalor dari titik oulet heater ke cooler dan pemindahan kalornya. Variasi sudut yang ditentukan adalah sudut kemiringan 00, 450, 900, serta panjang loop 4800 mm dengan diameter loop 1 inchi.

Surat penerimaan panitia:

[*]. Passife Safety-Related System, by Westinghouse,http://ap1000.westinghousenuclear.com/ap1000_safety_psrs.html,       time: 02.52, date:January 13, 2012.